Sabtu, 10 September 2016

UAS ESAI B.INDONESIA



NAMA : SUCI LESTARI
NIM : RRA1F115022
PRODI : PG-PAUD
KELAS : NON REGULER
PENDAHULUAN
Latar belakang
Masa kanak-kanak atau masa anak usia dini adalah masa yang sangat indah dan berkesan. Dimana masa anak sedang mengalami perkembangan dan pertumbuhan  di dalam dirinya baik  secara fisik atau mentalnya. Mereka senantiasa selalu mencoba untuk melakukan hal-hal baru dengan cara-cara yang khas dari mereka.  Usia dini  meliputi 0-6 tahun dan merupakan masa peka atau masa keemasaan (golden age), sekaligus masa kritis dari siklus kehidupan manusia. Artinya pada usia dini selain gizi dan layanan yang baik, rangsangan intelektual-spiritual juga amat diperlukan, karena akan menentukan pada masa selanjutnya. Masa ini merupakan masa yang sangat tepat untuk meletakakan dasar-dasar karakter yang baik terhadap anak.

Salah satu yang sangat penting di tanamkan pada anak sejak usia dini adalah penanaman sikap disiplin. Dengan adanya penanaman sikap disiplin anak akan memperoleh suatu batasan untuk memperbaiki tingkah lakunya yang salah. Disiplin mendorong,membimbing, membantu anak agar setia, merasa puas, patuh, dan serta mengajarkan anak berpikir secara teratur. Karena melalui disiplin anak menjadi belajar berperilaku dengan cara yang tepat yang diterima oleh masyarakat dan lingkungan serta bertanggung jawab kepada perilaku serta tindakannya sesuai dengan karakter anak.
Keluarga memegang peran penting dalam kehidupan anak, karena pendidikan pertama yang diperoleh anak adalah dari orang tua. Perilaku pada anak sangat diperlukan bagi anak agar anak memiliki budi pekerti yang baik. Oleh karena itu disiplin sangat penting artinya bagi perkembangan anak. Dengan cara mengenalkan contoh aturan-aturan di dalam keluarga, anak akan merasa lebih aman karena mereka tahu dengan pasti perbuatan yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan. Menanamkan sikap disiplin pada anak sejak usia dini sebagai upaya orang tua untuk menuntun anak berprilaku kearah yang lebih baik.
Guru juga berperan penting didalam menanamkan sikap disiplin pada anak, Karena guru adalah orang kedua dari keluarga bila anak sedang berada disekolah. Ada beberapa contoh yang bisa diberikan terhadap anak dalam menanamkan sikap disiplin, serta adapulabeberapa manfaat bagi sianak bila mempunyai penanaman sikap disiplin pada dirinya. 
   Penanaman Sikap Disiplin Dalam Pendidikan  Anak Usia Dini
Pendidikan bagi anak usia dini amatlah sangat penting, karena sebagai landasan atau bekal di masa yang akan datang. Usia dini meliputi usia 0-6 tahun, dan setiap anak perlu mendapatkan perhatian dari orang tua guna untuk membantu proses pertumbuhan pendidikan dalam anak. Tetapi mengapa masih banyak orang tua yang kurang mengetahui atau bahkan belum menyadari dan mengabaikan hal tersebut. Mereka hanya sibuk mengurusi dirinya dan sibuk mencari nafkah untuk memenuhi kehidupan keluarganya, bahkan banyak orang tua mempercayakan pendidikan anaknya kepada pengasuh atau pembantunya.Salah satu contoh hal yang terabaikan oleh orang tua yaitu mereka tidak menanamkan sikap disiplin pada anak. padahal sikap disiplin  baiknya di tanamankan  pada  anak sejak usia dini,karena anak usia dini merupakan tahapan usia yang paling menentukan bagaimana karakter, kepribadian, dan sikap anak di masa dewasanyadan anak usia dini yaitu masa dimana  perkembanganotak anak bekerja secara optimal dalam menerima segala informasi, baik yang di sampaikan oleh orang dewasa atau orang tua. Sehingga jika pada usia tersebut anak di didik dengan baik maka akan terbentuk ke pribadian yang baik pula. Seperti contohnya penanaman sikap displin pada anak yang ditanamkan sejak awal.Dan Memang tidak mudah mewujudkan semua itu(penanaman sikap disiplin) karena disiplin itu menuntut kesadaran seseorang untuk melakukan apa yang harus dan tidak harus dilakukan. Dan bahkan disiplin seseorang itu tidak boleh dipaksakan walaupun pada anak kecil sekalipun.
Dan dalam Penanaman disiplin sejak usia dini dalam keluarga sangatlah penting dan besar perannya di dalam pengembangan moral anak dalam mencapai hidup yang bahagia. Untuk itu agar penanaman sikap disiplin dalam pendidikan pada anak usia dini tidak boleh kelirumaka perlu adanya peraturan atau konsekuensi orang tua terhadap displin yang di terapkan, penanaman sikap displin yang diterapkan kepada anak usia dini harus teratur agar anak memiliki pedoman yang jelas dan nyata. Dan juga Penanaman sikap displin dalam pendidikan anak usia dini sangat perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan anak yaitu memberikan rasa aman, membantu anak menghindari rasa malu dari perilaku yang tidak cocok, mengajarkan anak bersikap menurut cara yang mendatangkan pujian. Dan disitulah  telah jelas bahwa peran orang tua, orang dewasa, dan guru sangatlah penting didalam penanaman sikap displin sejak awal pada anak usia dini. Ajarilah anak penanaman sikap disiplin yang tinggi demi kebahagian anak di dalam kehidupannya yang akan datang.
Ada Beberapa contoh penanaman sikap displin positif yang diberikan oleh orang tua untuk anaknya dilingkungan keluarga : membiarkan anak mengungkapkan isi hati dan perasaannya agar ia merasa aman dan merasa diperhatikan, membuat satu peraturan yang harus ditaati seluruh anngota keluarga termasuk anak usia dini tersebut, membiasakan anak untuk membuat jadwal kebutuhannya sendiri (kapan harus mandi, belajar, bermain, dan lain-lain), membiasakan anak untuk mengambil sesuatu dan mengembalikan pada tempatnya semula, dan dengan cara pola asuh yang dilakukan orang tua (keluarga) yaitu pola asuh yang baik, karena pola asuh dari keluarga yang membantu anak agar anak siap memasuki gerbang kehidupan mereka yaitu dengan salah satu cara penanaman sikap displin sejak usia dini. karena  melalui pola asuh dan perlakuan orang tua, orang dewasa, dan serta guru anak bisa menanamkan sikap disiplin pada dirinya yang ia peroleh dari orang tuanya.
Contoh penanaman sikap disiplin pada anak usia dini yang dilakukan oleh guru(pendidik) diantaranya : dengan cara  mengajarkan displin membuang sampah pada tempatnya, mengucapkan salam ketika memasuki rumah, displin agar datang sekolah tepat waktu, displin agar tidak ribut dikelas baik ketika ada atau tidak ada guru,  dan masih banyak yang lainnya yang bisa guru terapkan untuk menanamkan sikap disiplin pada anak dilingkungan sekolah.
 Dan meskipun semua anak itu membutuhkan penanaman displin, tetapi kebutuhan akan disiplin mereka bervariasi yang satu dengan yang lainnya. Variasi dalam penanaman sikap disiplin yang dianggap penting pada anak diantaranya:
1.      Terdapat variasi laju perkembangan berbagai anak tidak semua anak dengan usia yang sama dapat diharapkan mempunyai kebutuhan akan displin yang sama ataupun jenis displin yang sama
2.      Kebutuhan akan displin bervariasi dengan hari dalam seminggu
3.      Kebutuhan akan displin bervariasi  sesuai dengan usia
4.      Kebutuhan akan dispilin sering dibutuhkan oleh keluarga besar dari pada keluarga kecil
5.      Kebutuhan displin bervariasi menurut waktu dalam sehari
6.      Kegiatan yang dilakukan akan mempengaruhi kebutuhan akan displin, displin yang paling besar dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari
 Walaupun ada banyak variasi penanaman disiplin, Ada banyak juga terdapat  manfaat yang di dapat oleh sianak dengan adanya penanaman sikap displin yang di berikan oleh orang tua, orang dewasa, dan guru.  Manfaatnya adalah sebagai berikut : 
 Menumbuhkan kepedulian


Anak menjadi peduli pada kebutuhan dan kepentingan orang lain. Displin membuat anak memiliki intergritas, selain dapat memikul tanggung jawab, mampu memecahkan masalah dengan baik dan mudah mempelajari sesuatu  
2. Menumbuhkan kepekaan


Anak tumbuh menjadi pribadi yang peka atau berperasaan halus dan percaya pada orang lain. Sikap-sikap seperti ini akan memudahkan dirinya mengungkapkan perasaannya kepada orang lain, termasuk orang tua. Hasilnya akan akan lmudah menyelami perasaan orang lain juga
c)      Menumbuhkan ketenangan
Penelitian menunjukkan bayi yang tenang atau jarang menangis ternyata lebih mampu memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan baik. Di tahap selanjutnya ia bisa cepat berinteraksi dengan orang lain
d)     Mengajarkan keteraturan
Anak jadi memiliki pola hidup yang teratur dan bisa mengelola waktunya dengan baik
e)      Menumbuhkan sikap percaya diri
Sikap ini tumbuh saat anak diberi kepercayaan untuk melakukan sesuatu yang mampu ia kerjakan sendiri
f)       Menumbuhkan keakraban
Anak jadi cepat akrab dan ramah terhadap orang lain, karena kemampuannya beradaptasi lebih terasah
g)      Menumbuhkan kepatuhan
Hasilnya nyata dari penerapan displin adalah kepatuhan. Anak akan menuruti aturan yang diterapkan orang tua atas dasar kemauan sendiri
h)      Menumbuhkan kemandirian
Dengan kemandirian anak dapat diandalkan untuk bisa memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Anak juga dapat mengeksplorasikan lingkungannya dengan baik


i)        Membantu perkembangan otak
Pada usia tiga tahun pertama, pertumbuhan otak anak sangat pesat. Di usia ini ia menjadi peniru perilaku yang sangat pawai. Jika ia mampu menyerap displin yang dicontohkan orang tuanya maka displin sejak dini akan membentuk kebiasaan dan sikap yang positif
j)        Membantu anak yang sulit
Misalnya anak yang hiperaktif, perkembangan terlambat, atau tempertatrum. Dengan menerapkan displin maka anak dengan kebutuhan khusus tersebut akan mampu  hidup lebih baik
Untukitupendidikansikapdisiplininisangatdibutuhkansekali agar generasipenerusbangsadapatberperilakusesuaidengannormadankaedah yang berlakudimasyarakat. Jadi, tugasorangtuaharusmenanamkan rasa pedulikepadaanaknya demi kebaikananakdimasa yang akandatang.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar